Hidup
memang susah untuk di tafsirkan bagi orang yang tidak pernah membaca AL-QUR’AN
atau menafsirkanya maaf saya bukannya
memihak kepada suatu kelompok tapi saya meyakini bahwa islamlah agama yang
luarbiasa menurut saya, segala pertanyaan mu tentang dunia dan akhirat insyaallah
dapat di jawab tentang untuk apa kita hidup mengapa kita hidup sebagian orang
pasti banyak yang bertanya-tanya tentang itu jika anda ingin tau jawabannya
silahkan bertanya kepada ustad atau kalau bisa ke pak kyai insyaallah beliau
punya jawabannya, kebanyakan orang biasanya hidup untuk mengejar uang tapi uang
saja tidak cukup ingat sebelum kamu mendapatkan uang kamu harus kerja tapi sebelum
kamu harus punya ilmu jika kamu ingin bekerja sebagai kuli bangunan atau buruh
its ok tidak masalah tapi adakah orang yang besarnya nanti mau jadi buruh ?
saya sakin jawabannya tidak, lah kok saya pembahasannya ngelantur ya maaf
Kembali ke hidup apa sih makna hidup itu Al Qur’an menjelaskan bahwa kehidupan kini bukanlah
akan berlalu tanpa akibat tetapi berlangsung dengan catatan atas semua gerak
zahir dan batin
yang menentukan nilai setiap indivisu untuk kehidupan konkrit nantinya di alam
akhirat, dimana kehidupan terpisah antara yang
beriman dan yang kafir untuk selamanya.
Dan berlombalah kepada keampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya sama
dengan luas planet-planet dan Bumi ini,
dijanjikan untuk para muttaqien. (QS 3/133)
Sungguh kami ciptakan manusia itu pada perwujudan yang lebih baik. Kemudian
kami tempatkan dia kepada kerendahan yang lebih rendah.
Kecuali orang-orang beriman dan beramal shaleh, maka untuk mereka upah yang
terhingga. QS 95/4-6)
Dengan keterangan singkat ini, jelaslah bahwa Al Qur’an bukan saja menjelaskan
kenapa adanya hidup kini,
tetapi juga memberikan arti hidup serta tujuannya yang harus dicapai oleh
setiap diri.
Keterangan Al Qur’an seperti demikian dapat diterima akal sehat dan memang
hanyalah kitab suci itulah yang mungkin memberikan penjelasan demikian.
yang menentukan nilai setiap indivisu untuk kehidupan konkrit nantinya di alam
akhirat, dimana kehidupan terpisah antara yang
beriman dan yang kafir untuk selamanya.
Dan berlombalah kepada keampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya sama
dengan luas planet-planet dan Bumi ini,
dijanjikan untuk para muttaqien. (QS 3/133)
Sungguh kami ciptakan manusia itu pada perwujudan yang lebih baik. Kemudian
kami tempatkan dia kepada kerendahan yang lebih rendah.
Kecuali orang-orang beriman dan beramal shaleh, maka untuk mereka upah yang
terhingga. QS 95/4-6)
Dengan keterangan singkat ini, jelaslah bahwa Al Qur’an bukan saja menjelaskan
kenapa adanya hidup kini,
tetapi juga memberikan arti hidup serta tujuannya yang harus dicapai oleh
setiap diri.
Keterangan Al Qur’an seperti demikian dapat diterima akal sehat dan memang
hanyalah kitab suci itulah yang mungkin memberikan penjelasan demikian.
yang menentukan nilai setiap indivisu untuk kehidupan konkrit nantinya di alam
akhirat, dimana kehidupan terpisah antara yang
beriman dan yang kafir untuk selamanya.
Dan berlombalah kepada keampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya sama
dengan luas planet-planet dan Bumi ini,
dijanjikan untuk para muttaqien. (QS 3/133)
Sungguh kami ciptakan manusia itu pada perwujudan yang lebih baik. Kemudian
kami tempatkan dia kepada kerendahan yang lebih rendah.
Kecuali orang-orang beriman dan beramal shaleh, maka untuk mereka upah yang
terhingga. QS 95/4-6)
Dengan keterangan singkat ini, jelaslah bahwa Al Qur’an bukan saja menjelaskan
kenapa adanya hidup kini,
tetapi juga memberikan arti hidup serta tujuannya yang harus dicapai oleh
setiap diri.
Keterangan Al Qur’an seperti demikian dapat diterima akal sehat dan memang
hanyalah kitab suci itulah yang mungkin memberikan penjelasan demikian.
Pertama: Hidup Adalah Ibadah
Pada intinya, arti hidup dalam Islam
ialah ibadah. Keberadaan kita dunia ini tiada lain hanyalah untuk beribadah
kepada Allah. Makna ibadah yang dimaksud tentu saja pengertian ibadah yang
benar, bukan berarti hanya shalat, puasa, zakat, dan haji saja, tetapi ibadah
dalam setiap aspek kehidupan kita.
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan
manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS Adz Dzaariyaat:56)
Hadits riwayat Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasa’i dan Ahmad:
عَنْ أبِى هُرَيْرَة (ر) أنَّ رَسُول الله .صَ. قَالَ: إذَا مَاتَ الإنسَانُ
انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ:
صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ, اَووَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُولَهُ
(رواه ابو داود)
“Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal:
Sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya atau anak yang shalih yang
mendo’akannya”.
Kedua: Hidup Adalah Ujian
Allah berfirman dalam
QS Al Mulk [67] : 2 yang terjemahnya,
“(ALLAH) yang menjadikan mati dan hidup,
supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia
Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”
Allah akan menguji
manusia melalui hal-hal sebagai berikut sesuai dengan QS Al Baqarah [2]:155-156
sbb,
“dan sungguh akan Kami berikan cobaan
kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan
buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna
lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.”
Besarnya pahala sesuai
dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla bila
menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya
manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR.
Tirmidzi)
Ketiga: Kehidupan di Akhirat Lebih Baik
dibanding Kehidupan di Dunia
Dalam QS Ali ‘Imran
[3]:14,
“dijadikan indah pada (pandangan)
manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita,
anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang
ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi
Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).“
Yaa Allah, tak ada kehidupan selain
kehidupan akhirat. (HR. Bukhari)
QS Adh Dhuha [93]:4,
“dan sesungguhnya hari kemudian (akhirat)
itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).”
Keempat: Hidup Adalah Sementara
Dalam QS Al Mu’min
[40]:39, Allah berfirman,
“Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan
dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah
negeri yang kekal.“
Dalam QS Al Anbiyaa
[21]:35,
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan
mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang
sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.“
Itulah keempat inti
pemahaman tentang Makna Hidup yang dipaparkan oleh Al-Qur’an. Mudah-mudahan
usaha kita memahami makna hidup menjadikan hidup kita lebih berharga dan berguna.
Kebenaran Mutlak Dari
dan Milik Allah Azza Wa Jalla, jika ada kekurangan itu dari kesalahan saya
pribadi.
APA TUJUAN dan TUGAS HIDUP MANUSIA DI BUMI INI
MENURUT ALLAH?
“Mari kita saling ingat
mengingatkan dlm kasih sayang dan bersabar”
.
Dengan Nama ALLAH swt yang Maha Pengasih lagi
Maha Penyayang.
Semoga ALLAH swt. membimbing saya untuk
menjelaskan “Apa tujuan & TUGAS hidup manusia diciptakan oleh ALLAH” yang
tertulis dalam Al Quran Nur Karim. Sebagai buku pedoman hidup manusia.
.
Setiap manusia haruslah mengetahui siapa
dirinya, kenapa dia dilahirkan, dan apa tujuan dan tugas2 hidupnya, berapa lama
dia bisa hidup di dunia ini, dan kemana dia pergi setelah meninggalkan dunia
ini?
.
Kalau manusia tidak bisa menjawab dengan benar,
maka hidupnya seperti manusia yang hidup di hutan2 yang menutup auratnya dengan
daun daunan. Mereka tidak berilmu.
Mereka tidak tahu tujuan&TUGAS hidupnya.
Mereka menjalankan hidup seperti binatang saja yaitu kawin, beranak, dan kalau
sudah dewasa anak di kawinkan lagi demikian seturusnya dan terakhir meninggal
dunia.
.
Orang orang yang tinggal di kota pun banyak yang
tidak mengetahui tujuan & TUGAS hidupnya. Ada yang mengatakan untuk mencari
hidup yang bahagia, berkeluarga serta membesarkan dan mendidik anak2.
Mencari hidup yang bahagia juga bermacam macam;
ada yang bertapa, berzikir berjam jam di kamar
yang gelap,ada yang hidup sederhana, ada yang mencari uang untuk memenuhi
keinginannya, dll.
Apakah tujuan & TUGAS hidup mencari bahagia
menutut ALLAH? Jawabannya adalah tidak.
Pendapat ulama2/usztad2 pun berbeda beda.
Ada sebahagian ulama mengatakan untuk mencari
ALLAH atau mendekati diri kepada ALLAH dengan berzikir (memuji2 ALLAH) dlm
kamar, dan bertapa.
Ada yang mengatakan untuk beribadah kepada ALLAH
dengan menjalankan shalat, puasa,naik haji dan berzakat. Kalau rukun islam ini
sudah dikerjakan,sudah merasa berislam yang benar. Mana yang benar cara2
demikian?
.
Untuk mendapatkan jawaban yang benar mari kita
lihat Al quran yang di buat oleh ALLAH. Yang mana ALLAH juga menciptakan
manusia, sudah tentu ALLAH lah yang Maha Tahu akan ciptaannya bukan?
Dalam AL Quran ALLAH telah dijelaskan dengan
detail dan sempurna.
,
Selama ini kita sering mendengar dari ulama2
yang menjelaskan bahwa tujuan hidup manusia adalah untuk beribadah kepada ALLAH
sebagaimana ayat QS 51:56 menjelaskan.
“ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
kecuali untuk beribadah kepada-Ku”
.
Beribadah (worship) kepada ALLAH diartikan
menyembah(shalat) kepada ALLAH, berpuasa, naik haji, berbuat kebaikan2 dll.Kalau sudah
menjalankan rukun islam ini(ritual), maka mereka sudah merasa beragama dengan
benar.
Sesungguhnya bukanlah demikian menurut ALLAH.
Penjelasan seperti diatas itu belumlah sempurna, sehingga hasilnya pun juga
tidak sempurna. Seperti kita lihat masarakat islam sekarang ini yang masih
terbelakang.
.
Beribadah kepada ALLAH bukanlah menyembah ALLAH
saja, bukan menjalankan rukun islam yang lima saja, dan berbuat kebajikan saja,
tetapi maknanya jauh dari itu.
Kalau diartikan seperti diatas ini,maka kita
lihat hasilnya adalah masarakat yang tidak produktif alias miskin.Sangat
menyedihkan bukan?
.
Beribadah kepada ALLAH SWT artinya mengabdi atau
bekerja untuk ALLAH dengan sungguh2.
ALLAH adalah Raja di Raja di bumi dan dilangit
ini. Sebagai hamba2 atau pekerja2 (kariawan2) ALLAH,maka manusia seharusnya
patuh dan taat mengikuti semua peraturan2 ALLAH bagaimana cara hidup dan
bagaimana cara berkerja di dunia ini.
.
Semua peraturan2 ALLAH itu tertulis dalam kitab2
sucinya; Taurat,injil dan AL Quran. Al Quran adalah buku pedoman hidup manusia
yang terakir, dan sempurna.
.
Kita sudahtahu apa tujuan hidup kita yaitu
mengabdi atau bekerja untuk ALLAH.
Mari kita lihat pula dalam AL Quran,apakah
tugas2 hidup manusia di bumi ini sebagi pekerja2 dari ALLAH?
Jadi ada dua macam; satu tujuan hidup, dan kedua
adalah tugas hidup;
Inilah[b] tugas hidup manusia seperti ALLAH
mengatakan sebagai berikuti;[/b]
“Dialah yang telah menciptakan kamu dari bumi
(tanah), dan menjadikan kamu pemakmurnya. (QS.11:61). (menghuni dan mengolah
hasil bumi untuk kemakmuran umat manusia, kalau mengingkari perintah ALLAH ini,
hidup manusia seperti manusia di hutan2 sama dengan kehidupan bintang.). .
Perintah bekerja untuk memakmurkan bumi, sudah
diperintahkan sebelumnya oleh ALLAH kepada Nabi Adam yang diberitahukan kepada
Nabi Musa (Taurat) seperti berikut ini;
God said to Adam.
•God said; “You will have to work hard and sweat
to make the soil produce anything, until you go back to the soil from which you
were formed. You were made from the soil, and you will become soil again”
(Genesis 3.18-19.).
Perintah ALLAH kepada Nabi Adam, Nabi Musa, dan
Muhammad saw adalah sama yaitu manusia yang diciptakan oleh ALLAH ini harus
bekerja keras,sungguh2 untuk memakmurkan bumi, artinya memakmurkan
keluarga,masarakat dan umat.
Nanti setiap manusia akan diminta pertanggung
jawaban. Siapa yang rajin bekerja untuk ALLAH dan siapa2 yang malas malas
bekerja untuk ALLAH.
Anda dapat melihat manusia2 yang tidak mempunyai
ilmu, tidak mempunyai (Diin) buku pedoman hidup dari ALLAH, seperti manusia2
yang tinggal di hutan2.
Baju mereka masih terbuat dari daun2 untuk
menutupi auratnya, dan tempat tinggal juga terbuat dari daun2 untuk melindungi
dari hujan dan panas.
Sampai hari ini kita masih dapat melihat
manusia2 yang tidak mendapat ilmu di hutan2. Dari satu generasi ke negerasi
berikutnya. Sudah ribuan tahun mereka tetap tidak mempunayi ilmu untuk
membangun pradapan yang islam yang maju,modren
Seperti kehidupan Nabi Adam dan Hawa yang
menutup auratnya dari daun2 bukan?
.
Sebagai kariawan2 yang baik atau hamba2 ALLAH
yang baik maka kita wajib memakmurkan atau mengolah bahan2 baku yang diberikan
oleh ALLAH itu baik yang ada di dalam bumi maupun di kulit bumi.
Siapa2 yang tidak mau mengikuti perintah ALLAH
ini, mereka tetap hidup seperti orang2 yang tinggal di hutan2 itu dan kalau ada
yang tinggal di kota2 mereka pada umumnya hidupnya tidak produktif,miskin,
karena mereka tidak mempunyai ilmu dan tidak tahu apa TUGAS hidupnya seperti
yang dimaksud oleh ALLAH.
.
Mereka hidup bermalas malas atau hidup
ber-santai2. Tugas hidup mereka adalah untuk mencari makan secukupnya, dan
kemudian kalau sudah dewasa berkeluarga, beristri dan beranak. Menjalankan
rukun islam yang lima.That is it.
.
Perintah2 ALLAH berikutnya kepada manusia adalah
untuk mengolah bahan2 baku yang ada dalam bumi yang telah ALLAH sediakan
berlimpah limpah agar bisa menjaga agama ALLAH.Perintah ini penting
sekali,kalau tidak dilakukan maka umat islam mudah dikalahkan atau ditunduki
atau di jajah oleh musuh2 islam.
.
Mohon di perhatikan perintah ALLAH ini dengan
baik;
”Dan Kami ciptakan besi (dan perak, emas,
almunium tembaga, minyak, dll) yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan
berbagai manfaat bagi manusia (untuk di-olah), dan supaya ALLAH swt mengetahui
siapa yang menolong agama Nya (Islam) dan Rasul2 padahal ALLAH swt. tidak
dilihatnya. (QS..57:25).
.
Setiap orang muslim yang patuh kepada Raja(ALLAH
SWT) maka wajib bekerja keras mengolah bahan2 baku seperti; besi,perak, minyak,
emas,tembaga, kayu2, pertanian, perikanan dll menjadi barang2 yang berguna
untuk kehidupan manusia, mendirikan industri2 bermacam macam barang, dan
membuat senjata2 untuk mempertahankan agama ALLAH dan Rasulullah saw dari
serangan2 musuh.
Umat islamlah yang diperintah oleh ALLAH, bukan
umat lain2nya.
.
Siapa2 yang tidak ikut memakmurkan bumi ALLAH
artinya mereka mengingkari perintah ALLAH ini. Hidup mereka akan susah dan
kalau terjadi peperangan mudah dikalahkan serta di jajah.
.
Bagaimana untuk mengolah , mendirikan industri2
membuat barang2 yang bermanfaat dan untuk membuat senjata kalau tidak mempunyai
ilmu? Makanya ALLAH memerintahkan untuk menuntut dan belajar bermacam macam
disiplin ilmu. Bukan belajar ilmu agama saja sebagaimana di artikan oleh
sebahagian golongan umat islam.
Banyak ulama2/ustad2 mendirikan madrasah2, tanpa
mengajarkan disiplin ilmu2 lainnya kepada murid2, sebagaimana yang terjadi di
negara2 islam Saudi Arabia,Pakistan dll. Cara begini adalah salah kaprah,tidak
sempurna.setengah2
Tangan2 dari murid2 yang tamatan madrasah2
menjadikan orang2 berilmu agama yang tidak produktif, tapi konsumtif.
Bagaimana mereka bisa mentaati perintah ALLAH
diatas tadi. Bagaimana mereka bisa mempertahankan agama ALLAH, kalau tidak
mempunyai ilmu2 lain2nya.
Sistem pendidikan seperti ini perlu diperbaiki
oleh generasi muda2.
.
Inilah perintah ALLAH berikutnya;
“ALLAH akan meninggikan orang orang yang beriman
di antara mu dan orang orang yang menuntut ilmu pengetahuan (belajar) beberapa
derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.(QS.58:11)
Artinya kalau ALLAH mewajibkan umat islam
belajar atau menuntut ilmu, maka umat Islam seharusnya pula membuat sekolah
bukan?
Tidak mungkin belajar di luar dengan atap langit
dan dipadang pasir. Dan untuk belajar harus ada sekolah, buku-tulis, pena,
pencil, pengapus, bangku bangku, kapur, alat2 penerangan,tidak mungkin munulis
di tanah dengan jari sebagai alat tulis bukan?
.
Untuk membuat buku2 tulis harus pula menanam
pohon2kapas untuk bahan baku kertas dan kain baju, kemudian membuat fabrik
kertas dan kain, serta alat2 transportasi; speda, mobil, dan seterusnya, dari
bahan2 baku diberikan diatas tadiQS 57:25 .
Dengan kata lain umat islam harus belajar
bermacam disiplin ilmu untuk bisa membuat industri kain untuk menutupi tubuh dan
kertas, bisa membuat pena,pensil,alat penerang alat tranportsai, membuat
senjata dll.
Setiap individu muslim harus bekerja keras dan
menuntut ilmu sebanyk2nya,agar kehidupan individu musli kuat dan sehat.
Kalau keluarga sehat dan kuat ekonominya,maka
bangsa juga kan kuat ekonominya. Jadi semua itu harus dimulai dari setiap
muslim. Dari diri sendiri.
Yang akhirnya membawa umat islam kearah
kemajuan2 dan memberikan lapangan kerja yang banyak untuk pemuda dan pemudi
agar mereka dapat meningkatkan; kemakmuran, kesehteraan, keamanan,
keharmonisan, dan akhirnya umat islam dapat hidup bahagia, aman sentosa.Indah sekali
ajaran islam bukan? Umat islam menjadi umat yang produktif, producer, umat
industri,pertanian yang bertaqwa kepada ALLAH.Umat rahmatan
lil’alamin.
.
Jadi islam adalah ajaran2 yang membawa kemajuan2
dalam segala aspek penghidupan terutama bidang ekonomi, technologi dan Science.
.
Ulama2, Da’i2, kotip2, islamic scholars adalah
orang2 yang tahu akan ilmu agama dan dekat dengan umatnya. Ulama2 adalah orang2
yang memberitahu ajaran2 islam kepada umat dan serta memberikan contoh
bagaimana mengaplikasikan setiap perintah2 ALLAH itu dengan baik dan sempurna.
Ulama2 adalah tiang /tonggak kemajuan umat
islam. Kalau ulama2 salah memahami ajaran2 islam,maka umat akan salah pula,
kalau ulama2 benar memahami ajaran2 islam,maka umat menjadi umat yang benar
pula,artinya umat menjadi umat yang maju ekonomi, technologi,banyak lapangan
kerja tersedia.
Sekiranya ulama2 dapat menyampaikan apa tujuan
hidup manusia yang sebenarnya menurut ALLAH kepada umat, maka pemuda2 islam
akan belajar rajin dan bekerja sungguh2 untuk ALLAH dengan sebaik baiknya.
.
Kalaulah setiap muslim sudah mengetahui, maka
setiap muslim akan takut (taqwa) kepada ALLAH kalau mereka tidak bekerja rajin
dan sungguh2 untuk memakmurkan bumi ALLAH ini ALLAH akan marah kepada
mereka.”….Sedangkan ALLAH Maha Melihat apa yang dikerjakannya(setiap waktu)”.QS.57:25.
.
Kemudian perintah ALLAH berikutnya adalah
menjadi seorang Khalifah.
Orang2 yang beriman, berilmu dan sudah tahu cara
bekerja untuk ALLAH yaitu memakmurkan bumi ini,maka dia diminta untuk menjadi
seorang khalifah dalam masarakat.
Dia mengajak dan membimbing masarakat untuk
bekerja rajin memakmurkan bumi ALLAH artinya memakmurkan masarakat, memberikan
lapangan kerja kepada pemuda2 dan pemudi2, mendirikan sekolah2 bermacam
disiplin ilmu agar setiap muslim bisa pula menjadi seorang khalifah atau
pemimpin dalam kelompok2nya. Seperti yang dicontohkan oleh Aa Gym.
Inilah perintah ALLAH itu.
“Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah
di muka bumi”. (QS.35:39.)
“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang
khalifah dimuka bumi ini”QS.2:30
Kesimpulan:
Tujuan hidup manusia di ciptakan oleh ALLAH
sesuai dengan difenisi oleh ayat2 ALLAH tersebut dibawah ini;
1.QS.56″51.“ Dan Aku tidak menciptakan jin dan
manusia kecuali untuk beribadah(bekerja) kepada-Ku”
Tugas hidup manusia di ciptakan oleh ALLAH
sebagi berikut dibawah ini:
2.(QS.11:61). “Dialah yang telah menciptakan
kamu dari bumi (tanah), dan menjadikan kamu pemakmurnya. (menghuni dan mengolah
hasil bumi untuk kemakmuran umat manusia).
3.(QS..57:25).”Dan Kami ciptakan besi (dan
perak, emas, almunium tembaga, minyak, dll) yang padanya terdapat kekuatan yang
hebat dan berbagai manfaat bagi manusia (untuk di-olah), dan supaya ALLAH
mengetahui siapa yang menolong agama Nya (Islam) dan Rasul2 padahal Allah tidak
dilihatnya.
4.”.(QS.58:11)“ALLAH akan meninggikan orang
orang yang beriman di antara mu dan orang orang yang menuntut ilmu pengetahuan
(belajar) beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan
5.QS.2:30″Sesungguhnya Aku hendak menjadikan
seorang khalifah dimuka bumi ini”
“Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah
di muka bumi”. (QS.35:39.)
.
Demikianlah ALLAH memberitahukan, apa tujuan dan
tugas hidup manusia di bumi ini menurut ALLAH yang menciptakan manusia.
.
Mudah2an kita sebagai pekerja2 atau hamba2 ALLAH
yang baik,yang taat, maka marilah kita perbaharui niat dan tujuan hidup kita
semoga kita semua mendapat kasih sayang , kepercaaan dan cinta ALLAH. Semoga
hidup yang sekali ini akan sukses dan diberkahi oleh ALLAH.
.
Kalau kita cinta dan takut kepada ALLAH mari
kita rajin2 belajar dan bekerja untuk mensejahterakan keluarga,masarakat dan
umat islam pada umumnya agar umat2 lain dapat mencontoh cara hidup yang benar
dari ALLAH.
.
Semoga penjelasan yang singkat ini dapat
menggugah hati2 pemuda2 islam yang ingin melihat umat Islam berjaya kembali
dalam segala aspek penghidupan.
Semoga masarakat islam menjadi masarakat
Rahmatan lil’alamin buat kemanusian.Kalau benar itu datang dari ALLAH
mohon di taati dengan baik,kalau salah itu datang dari saya karena kelamahan
saya, mohon dikoreksi dan mohon maaf.
Comments